Peran Sekolah Khusus Olahraga Guna Menunjang Prestasi Olahraga

Euforia dalam menyemarakkan event-event olahraga masih terasa hangat di kalangan masyarakat. Terlebih lagi, Indonesia berhasil meraih banyak prestasi di berbagai ajang kompetisi olahraga Sekolah internasional seperti Sea Games 2019, Asian Games 2018, Asian Paragames 2018, dll.

Keberhasilan tersebut tentu merupakan buah manis yang dihasilkan dari kerja keras para atlet. Banyak faktor yang berperan penting dalam membantu para atlet bekerja keras, salah satunya yaitu keberadaan Sekolah Khusus Olahraga (KKO).

Sekolah Khusus Olahraga merupakan sekolah khusus yang diselenggarakan di sekolah formal yang berfungsi untuk menampung dan memfasilitasi pendidikan bagi siswa berbakat di bidang olahraga. Sekolah Khusus Olahraga memiliki berbagai maksud dan tujuan, seperti:

  1. Sebagai wadah pembinaan para atlet yang masih berstatus pelajar agar berprestasi di tingkat nasional maupun internasional;
  2. Membina para atlet yang memiliki dedikasi tinggi untuk mengharumkan nama bangsa dan negara; dan
  3. Membina prestasi akademik para atlet yang masih berstatus pelajar agar mendukung jaminan masa depan mereka.
Sekolah Khusus Olahraga (Sumber: Flickr)

Perbedaan Sekolah Khusus Olahraga dengan Sekolah Regular

Kebanyakan di antara kalian pasti belum benar-benar memahami perbedaan antara sekolah biasa dengan sekolah yang menyediakan Sekolah Khusus Olahraga. Apakah terdapat perbedaan yang signifikan atau tidak?

Berdasarkan data-data dan fakta yang kami cari di berbagai artikel dan berita, berikut merupakan perbedaan yang signifikan antara Sekolah Khusus Olahraga dengan sekolah biasa.

1. Jam Sekolah

Mayoritas sekolah pada umumnya memiliki jadwal masuk pada pukul 7 pagi dan pulang pada pukul 2 atau 3 sore. Tetapi, pada Sekolah Khusus Olahraga jauh berbeda. Rata-rata, para murid harus sudah bangun dan siap untuk melakukan latihan fisik pada pukul 5 pagi. Setelah itu, mereka harus melakukan persiapan untuk mengikuti kegiatan belajar-mengajar pada pukul 7 pagi.

2. Asrama

Murid-murid di Sekolah Khusus Olahraga biasanya tinggal di sebuah asrama yang sudah disediakan. Mereka tinggal di asrama yang sama agar pola hidup mereka dapat terjaga; mulai dari menumbuhkan sifat disiplin hingga kondisi fisik mereka terjaga.

3. Pembelajarannya dibagi Menjadi Dua

Sistem pembelajaran pada Sekolah Khusus Olahraga terbagi menjadi dua; pembelajaran secara teori dan praktik terkait cabang olahraga yang mereka pilih. Selain mereka harus mempelajari olahraga yang mereka pilih, para murid tetap harus belajar tentang pelajaran-pelajaran umum seperti Matematika, Sosiologi, Kimia, dll seperti murid pada umumnya.

4. Penerapan Sistem Degradasi

Pada Sekolah Khusus Olahraga, para murid yang tidak memiliki prestasi pada bidang olahraga dalam kurun waktu yang sudah ditentukan, biasanya mereka akan dipulangkan ke kota asalnya ataupun dikeluarkan dari Sekolah Khusus Olahraga. Hal tersebut terjadi dikarenakan para murid di Sekolah Khusus Olahraga difokuskan dapat berprestasi di kejuaraan nasional dan bahkan luar negeri.


Perolehan Medali Emas di Asian Games (Sumber: Indosport)

Pembinaan atlet sejak di masa sekolah memiliki peranan penting dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mental para atlet agar mencapai performa maksimal selama latihan dan pertandingan. Performa para atlet sering kali dianggap berbanding lurus dengan pencapaian prestasinya. Performa tersebut dapati dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti latihan, kondisi fisik, psikologi dan dukungan gizi.

Faktor kondisi fisik pada atlet masih perlu banyak dikaji dalam pembinaannya, dikarenakan hal tersebut berperan penting dalam memprediksi jumlah prestasi yang dapat diraih seorang atlet. Salah satu aspek yang terdapat pada kondisi fisik yaitu pengukuran antropometri.

Pengukuran Antropometri pada Sekolah Khusus Olahraga

Dalam proses pendaftaran ke Sekolah Khusus Olahraga, terdapat tes antropometri yang harus dilalui para pendaftar. Pengukurannya berupa menghitung tinggi badan, tinggi duduk, panjang tungkai, panjang rentang lengan, berat badan dan panjang kaki. Tetapi, guna mengklasifikasikan karakteristik tubuh para atlet, diperlukan pengukuran yang lebih dari itu.

Berikut merupakan 11 komponen antropometri untuk mengkategorikan karakteristik tubuh para atlet:

  • Berat badan;
  • Tinggi badan;
  • Lingkar dada;
  • Lingkar pinggang
  • Lingkar lengan atas;
  • Lingkar betis;
  • Tebal triceps;
  • Tebal lemak subscapular;
  • Tebal lemak medial calf;
  • Lebar biepicondylar femur; dan
  • Lebar biepicondylar humerus.

Dengan adanya hasil pengukuran antropometri yang mencakup itu semua, karakteristik tubuh para atlet dapat diketahui. Karakteristik tubuh dapat membantu para atlet dalam memaksimalkan porsi latihan yang mereka butuhkan. Selain itu, karakteristik tubuh dapat memberikan beberapa rekomendasi jenis olahraga yang sesuai dengan bentuk tubuhnya.

Contohnya yaitu, atlet yang memiliki komponen tubuh endomorphy. Ciri-ciri bentuk tubuh endomorphy yaitu bentuk tubuhnya bulat dengan persen lemak tubuh yang tinggi, lingkar pinggang yang lebar dan cenderung pendek.

Atlet yang memiliki bentuk tubuh endomorphy dominan lebih mudah meningkatkan massa otot, tetapi sulit menurunkan persen lemak tubuhnya. Sehingga, olahraga yang membutuhkan daya ledak tinggi sangatlah cocok, seperti tolak peluru, lempar cakram, sumo, rugby dan judo.

Alat Ukur Antropometri Terbaik

Untuk menunjang kebutuhan dalam melakukan segala pengukuran (mulai dari tinggi badan sampai lebar biepicondylar humerus) dengan cepat dan efektif, Solo Abadi menawarkan alat ukur antropometri yang bernama Portable Antropemetri Kit.


Portable Antropometri Kit

Portable Antropometri Kit merupakan alat ukur antropometri yang dapat menghitung seluruh bagian luar tubuh manusia. Portable Antropometri Kit terdiri dari berbagai alat dengan fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari anthropometer yang digunakan dalam pengukuran tubuh vertikal. Lalu, sliding caliper digunakan dalam pengukuran tubuh vertikal dengan skala yang lebih kecil seperti panjang telapak tangan, panjang tangan dan lain-lain. Dan terakhir yaitu small spreading caliper yang digunakan dalam pengukuran tubuh yang melingkar (berbentuk lengkungan), seperti lingkar kepala, lingkar dada dan lain sebagainya.

Sliding Caliper
Small Spreading Caliper

Portable Antropometri Kit yang kami produksi berbahan material stainless steel, sehingga tingkat kerusakan alat ukur antropometri ini sangat kecil. Selain itu, wadah Portable Antropometri Kit didesain secara khusus untuk menjaga mutu dan kualitasnya.

Apabila kalian tertarik untuk membeli produk pengukuran antropometri spesial kami, kalian bisa berkunjung ke link berikut atau hubungi kami dengan menekan icon whatsapp di pojok kanan bawah. Jangan ragu kalau kalian hanya ingin menanyakan harga ataupun meminta informasi yang lebih detail mengenai produk spesial kami, karena kami akan selalu melayani kalian dengan ramah.

Facebook Comments
Bagikan!

Tinggalkan komentar