Apa Itu Pengukuran Menggunakan Kursi Antropometri?

Bagi mereka yang telah berkecimpung dalam dunia antropometri, istilah kursi antropometri merupakan sebuah hal yang tidak asing lagi. Kursi antropometri menjadi sebuah komponen penting yang digunakan untuk kebutuhan pengukuran antropometri khususnya pada bidang Teknik Industri dan Desain Produk. Kursi antropometri merupakan sebuah alat yang dirancang untuk melakukan pengukuran antropometri tubuh manusia khususnya dalam posisi duduk.

Kemudian, digunakan untuk apakah data antropometri yang didapatkan tersebut? Jawabannya adalah beragam. Data-data ini tentu saja menjadi acuan analisis yang digunakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Misalnya, bagi Teknik industri, data yang didapatkan dapat digunakan untuk merancang perancangan lingkungan kerja yang sesuai dengan standar. Sedangkan pada jurusan desain produk, antropometri digunakan untuk merancang produk massal seperti contohnya kursi, helm, pakaian dan lain sebagainya. Maka kemudian, hasil data ini disesuaikan dengan kebutuhan yang hendak dicapai.

Beberapa pertanyaan yang kemudian muncul adalah, sepenting apa penggunaan kursi antropometri dalam kebutuhan pengukuran individu?

34 jenis pengukuran yang dapat digunakan dengan Kursi Antropometri

Dalam pengukuran antropometri, khususnya menggunakan kursi antropometri, terdapat 34 pengukuran yang dapat dilakukan dengan lebih efektif dan nyaman. Meskipun 34 pengukuran tersebut didapatkan dengan cara manual. Akan tetapi, dengan penggunaan Kursi Antropometri tersebut, maka pengukuran yang didapatkan cenderung lebih efektif dan cukup dilakukan oleh satu pengguna (user) saja.

Pada kursi antropometri, 34 data yang dapat diukur yaitu:

a. Pengukuran Posisi Berdiri Menggunakan Kursi Antropometri:

  1. Pengukuran Tinggi Tubuh
  2. Pengukuran Tinggi Mata Badan
  3. Pengukuran Tinggi Bahu
  4. Pengukuran Tinggi Siku
  5. Pengukuran Tinggi Ujung Jari
  6. Pengukuran Tinggi Tulang
  7. Pengukuran Tinggi Pinggul
  8. Pengukuran Tinggi Genggam Tangan
  9. Pengukuran Tinggi Pergelangan Tangan
  10. Pengukuran Tinggi Jangkauan Tangan
  11. Pengukuran Tinggi Pinggang
  12. Pengukuran Lebar Pinggul Berdiri
  13. Pengukuran Panjang Siku ke Pergelangan Tangan

b. Pengukuran Posisi Duduk Menggunakan Kursi Antropometri:

  1. Pengukuran Tinggi Popliteal duduk
  2. Pengukruan Lebar Kepala
  3. Pengukuran Lebar Bahu Atas
  4. Pengukuran Lebar Bahu Duduk
  5. Pengukuran Lebar Pinggul Duduk
  6. Pengukuran Panjang Genggam Tangan
  7. Pengukuran Panjang Rentangan Siku
  8. Pengukuran Panjang rentangan tangan
  9. Pengukuran Tinggi Genggam Tangan Duduk
  10. Pengukuran Tinggi Duduk Tegak
  11. Pengukuran Tinggi Mata Duduk
  12. Pengukuran Tinggi Bahu Duduk
  13. Pengukuran Tinggi Siku Duduk
  14. Pengukuran Tinggi Panjang Bahu ke Siku
  15. Pengukuran Tebal Paha Duduk
  16. Pengukuran Panjang Lengan Bawah Duduk
  17. Pengukuran Paha Duduk

c. Pengukuran Posisi Area Wajah Menggunakan Kursi Antropometri

  1. Pengukuran Panjang Kepala
  2. Pengukuran Tinggi Kepala
  3. Pengukuran Tinggi dagu mata
  4. Pengukuran Lebar Mata ke Mata

Bentuk Rancangan Kursi Antropometri

Dalam perancangan kursi antropometri, terdapat beberapa bagian penting yang digunakan untuk menyempurnakan instrumen. Beberapa instrument yang ada dalam perancangan kursi antropometri ini digunakan untuk merancang kenyamanan dan keamanan dalam merancang kursi antropometri. Terdapat 9 instrument yang digunakan untuk merancang kursi antropometri sendiri adalah sebagai berikut:

  1. Pengukur Area Kepala, digunakan untuk pengukuran area wajah.
  2. Pengukur Lengan Bawah, untuk mengukur dimensi lengan bagian bawah.
  3. Alas Duduk, untuk mengukur panjang kaki serta tinggi bahu duduk.
  4. Base, digunakan alas dasar subjek berdiri sebagai permukaan titik nol kursi antropometri.
  5. Pengukur Tinggi Jangkauan Tangan, mengukur tinggi tangan dengan posisi berdiri dan tangan memegang hingga titik teratas.
  6. Pengukuran Tinggi Badan, untuk mengukur tinggi badan dengan dimensi sisi kepala paling atas.
  7. Pengukuran Tinggi Bahu, mengukur dimensi tinggi teratas bahu.
  8. Pengukur Lengan Atas, untuk mengukur dimensi lengan bagian atas.
  9. Dongkrak, untuk menggerakkan alas duduk sebagai acuan titik nol ketika subjek dalam kondisi duduk.

Keunggulan Kursi Antropometri yang di Produksi Solo Abadi

Adapun berikut adalah beberapa keunggulan kursi antropometri ini yaitu:

  • Prosedur yang sederhana serta aman digunakan.
  • Tidak membutuhkan tenaga ahli, hanya perlu detail dalam mengamati.
  • Tahan lama dalam penggunaan.
  • Menggunakan metode yang tepat dan mudah dipahami.
  • Sistem perakitan yang knock down sehingga bisa disimpan secara ringkas dan rapi.
  • Sistem menaikkan dan menurunkan alas duduk yang sudah menggunakan hidrolik.

Bagaimana Cara Melakukan Pembelian Kursi Antropometri?

Apabila anda tertarik untuk melakukan pembelian kursi antropometri, silahkan mengunjungi link yang ada disamping. Kami akan siap memandu pembelian yang akan anda lakukan. Namun, apabila masih ada banyak pertanyaan mengenai kursi antropometri, jangan khawatir  untuk menghubungi kami melalui nomor whatssap yang tersedia di website kami.

Facebook Comments
Bagikan!

Tinggalkan komentar