Merancang Hospital Bed yang Aman dan Nyaman Untuk Digunakan

Hospital bed, merupakan tempat tidur rumah sakit atau perlengkapan krusial yang digunakan rumah sakit untuk keperluan pasien pada rawat inap maupun keperluan lainnya. Hospital bed sendiri merupakan salah satu perlengkapan yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan pada pasien. Mengapa demikian? Tempat tidur memiliki peran yang sangat esensial dalam kebutuhan alat kesehatan di Indonesia. Hospital bed harus dirancang dengan desain yang berbeda dengan tempat tidur biasa.

Salah satu hal pokok yang harus dipertimbangkan khususnya terkait tingkat kenyamanan tempat tidur rumah sakit, dengan aspek Ergonomi. Ergonomi merupakan suatu hal penting yang diaplikasikan dalam berbagai macam bidang. Contohnya ruang kerja, fasilitas umum sampai dengan bidang militer. Salah satu bidang yang memerlukan ergonomi adalah bidang kesehatan khususnya pada rancangan hospital bed.

Hospital Bed yang Ergonomis

Tujuh Resiko Apabila Rancangan Hospital Bed Kurang Baik

Rancangan yang salah dapat membuat masalah besar pada saat digunakan oleh pasien. Kecelakaan yang paling sering terjadi adalah pada rancangan dibagian pagar dari hospital bed sehingga diklasifikasikan dalam 7 zona rawan.

Sumber : US Food and Drug Administration

Berikut adalah tujuh zona yang rawan terjadi kecelakaan apabila rancangan dari hospital bed kurang baik:

  1. Terjebak di dalam pagar
  2. Terjebak di antara bagian atas kasur hingga bagian bawah pagar, antara pagar dan penyangga.
  3. Terjebak secara horizontal antara pagar dan kasur
  4. Terjebak di antara bagian atas kasur hingga bagian bawah pagar diujung pagar
  5. Terjebak di antara pagar yang terpisah
  6. Terjebak di antara ujung rel dan ujung papan kepala/kaki
  7. Terjebak di antara papan kepala/kaki dan kasur

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merancang Hospital Bed

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merancang Hospital Bed agar pasien nyaman saat menggunakannya adalah panjang tempat tidur, lebar tempat tidur, sudut kemiringan di bagian kepala, tinggi tempat tidur dan juga dimensi pagar pembatasnya.

Ukuran Tubuh Yang Dapat Diukur dalam Merancang Hospital Bed

Beberapa ukuran tubuh yang diukur untuk membuat Hospital Bed semakin ergonomis:

1. Tinggi tubuh posisi berdiri

Ukuran tubuh ini digunakan untuk memperoleh panjang tempat tidur yang ideal agar tidak terlalu panjang maupun pendek saat digunakan.

2. Tinggi bahu

Tinggi bahu digunakan sebagai tolak ukur lipatan dari tempat tidur rumah sakit.

3. Tinggi pinggang

Tinggi pinggang digunakan sebagai tolak ukur lipatan seperti halnya tinggi bahu.

4. Lebar bahu

Dimensi dari tubuh yang diukur kemudian adalah lebar bahu. Lebar bahu digunakan sebagai acuan dalam menentukan lebar tempat tidur.

5. Tebal perut

Tebal perut digunakan untuk mengukur tinggi dari pagar pembatas agar meminimalkan resiko pasien terjatuh dari tempat tidur.

6. Berat badan

Berat badan pun diukur untuk menentukan seberapa kuat kontruksi yang harus dirancang.

Nah itulah 6 ukuran tubuh yang diperhatikan dalam membuat hospital bed yang nyaman. Desain tempat tidur rumah sakit yang aman dan nyaman pun dapat memudahkan perawat maupun dokter untuk merawat pasiennya.

Instrumen Yang Dapat Digunakan Untuk Mengukur 6 Pengukuran Diatas

1. Kursi Antropometri

Kursi Antropometri merupakan sebuah alat bantu dalam mengukur 34 Dimensi Tubuh Manusia. Fungsi dari kursi Antropometri adalah memudahkan kita melakukan pengukuran dengan tingkat presisi tinggi. Selain itu, pengukuran dapat dibagi menjadi tiga bagian: posisi berdiri, posisi duduk, dan pengukuran area wajah.

2. Metrisis – Antropometri Portable

Antropometri Portable merupakan alat ukur yang digunakan untuk pengukuran tubuh manusia. Fungsi alat ini adalah untuk melakukan pengukuran antropometri yang dilakukan dengan hati-hati dan mengedepankan ketepatan data. Instrumen ini menawarkan kemampuan pengukuran hingga 100 pengukuran. Disamping itu, bentuknya yang portable membuat alat ini dapat digunakan tak terbatas  waktu dan dan dilakukan dimana saja.

Bagaimana Cara Mendapatkan Kursi Antropometri?

Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki kursi antropometri, Anda dapat mengunjungi website kami di www.soloabadi.com. maupun melalui Whatsapp dan sosial media kami (Instagram, Facebook).  Anda juga bisa mengunjungi langsung workshop kami di Jalan Slamet Raya, Tawangsari RT. 01 RW 34, Mojosongo, Jebres, Surakarta. Sampai bertemu kembali, salam hangat Solo Abadi.

Facebook Comments
Bagikan!