Laboratorium Desain Produk ITS Lengkapi Fasilitas dengan Alat Antropometri

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dikenal sebagai salah satu kampus dengan kualitas riset keteknikan terbaik di Indonesia, termasuk pada bidang desain produk. Salah satu wujud nyatanya terlihat dari kelengkapan laboratorium desain produk ITS yang dikelola oleh Departemen Desain Produk Industri. Laboratorium ini secara khusus dikembangkan untuk mendukung riset yang berpusat pada manusia atau human centered design, dengan alat antropometri sebagai salah satu fasilitas utamanya.

Keberadaan alat antropometri ini bukan sekadar pelengkap ruang praktikum, melainkan instrumen ilmiah yang menjadi fondasi dalam merancang produk yang aman, nyaman, dan sesuai dengan dimensi tubuh penggunanya.

Mengenal Laboratorium Human Centered Design ITS

Laboratorium Desain Produk ITS

Laboratorium yang dimaksud adalah Laboratorium Human Centered Design (HuCeD), bagian dari fasilitas desain produk ITS yang berorientasi pada penelitian dan pengembangan produk berbasis faktor kenyamanan, keamanan, dan kesehatan pengguna. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip keilmuan ergonomi, yaitu disiplin yang mempelajari kesesuaian antara manusia, alat, dan lingkungan kerja agar interaksi di antara ketiganya berlangsung optimal.

Laboratorium ini dipimpin oleh Dr., Ir. Bambang Iskandriawan, M.Eng., dan didukung oleh tim akademisi dengan lima bidang kompetensi utama, yaitu:

  1. Ergonomi lingkungan
  2. Antropometri dan analisis biomedis
  3. Desain antarmuka pengguna (user interface)
  4. Desain interaksi
  5. Analisis sifat material

Kelima kompetensi tersebut saling berkaitan dalam satu kerangka keilmuan yang sama: memastikan produk hasil rancangan benar-benar dapat digunakan secara optimal oleh manusia sebagai penggunanya.

Fasilitas Riset yang Mendukung Kajian Antropometri

Untuk menunjang kompetensi tersebut, laboratorium desain produk ITS ini dilengkapi tiga kelompok fasilitas penelitian, yaitu:

  • Penelitian fisik, mencakup kursi antropometri, alat pemodelan manusia (human modeling), dan prototipe sepeda tandem.
  • Penelitian kognitif, berupa model tampilan (display) dan model tombol tekan untuk mengkaji interaksi pengguna dengan antarmuka produk.
  • Penelitian lingkungan, meliputi simulasi numerik, luxmeter, noise level meter, temperature meter, tachometer, dan velocity meter untuk mengukur kondisi lingkungan kerja.

Dari ketiga kelompok fasilitas tersebut, kursi antropometri memegang peranan penting sebagai alat ukur dasar dalam kajian dimensi tubuh manusia, yang hasilnya menjadi acuan perancangan berbagai produk maupun fasilitas.

Mengapa Alat Antropometri Penting secara Keilmuan?

Laboratorium Desain Produk ITS

Secara keilmuan, antropometri adalah cabang ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi tubuh manusia, baik dalam kondisi statis (diam) maupun dinamis (bergerak). Data antropometri inilah yang menjadi dasar utama dalam merancang produk, furnitur, hingga fasilitas kerja agar sesuai dengan proporsi tubuh penggunanya.

Tanpa data antropometri yang akurat, sebuah produk berisiko dirancang berdasarkan asumsi semata, bukan berdasarkan data ilmiah pengguna sesungguhnya. Risiko yang muncul dapat berupa ketidaknyamanan, kelelahan otot, hingga gangguan muskuloskeletal akibat postur tubuh yang tidak sesuai saat menggunakan produk tersebut dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, kursi antropometri menjadi alat yang krusial di laboratorium ergonomi maupun laboratorium desain produk, termasuk di ITS. Alat ini dirancang untuk mengukur berbagai dimensi tubuh manusia dalam posisi duduk secara presisi, mulai dari tinggi popliteal, panjang lengan, lebar bahu, hingga jangkauan tangan, yang seluruhnya menjadi input penting dalam proses perancangan produk berbasis data.

Manfaat Riset Antropometri bagi Pengembangan Produk

Riset antropometri yang dilakukan melalui laboratorium seperti HuCeD ITS memberikan sejumlah manfaat keilmuan dan praktis, di antaranya:

  • Menghasilkan basis data dimensi tubuh yang representatif untuk populasi tertentu.
  • Menjadi acuan standar ergonomi dalam merancang kursi, meja kerja, kendaraan, hingga peralatan industri.
  • Mendukung evaluasi kesesuaian produk yang sudah ada terhadap dimensi tubuh pengguna aktual.
  • Menjadi dasar penelitian lanjutan di bidang keselamatan kerja (K3) dan kesehatan kerja.

Pendekatan berbasis data ini konsisten dengan tujuan dari desain produk ITS, yaitu menghasilkan lulusan dan riset yang mampu menjawab kebutuhan industri melalui metode ilmiah, bukan sekadar estetika visual semata.

Dukung Riset Antropometri dengan Kursi Antropometri Solo Abadi

Laboratorium Desain Produk ITS

Ketersediaan alat ukur yang presisi dan sesuai standar menjadi faktor penentu keberhasilan sebuah riset antropometri, baik di lingkungan kampus, laboratorium K3, maupun industri manufaktur. Solo Abadi menghadirkan Kursi Antropometri yang dirancang khusus untuk mendukung pengukuran dimensi tubuh manusia secara akurat, sebagai instrumen andal untuk kebutuhan riset ergonomi dan pengembangan produk berbasis human centered design.

Bagi laboratorium, institusi pendidikan, maupun industri yang membutuhkan alat ukur antropometri dengan spesifikasi presisi dan sesuai kaidah keilmuan ergonomi, Solo Abadi siap membantu menyediakan solusinya.

Jika Anda tertarik dengan kedua instrumen tersebut silahkan hubungi admin@soloabadi.com atau hubungi WhatsApp kami di 08510888111 untuk mendapatkan penawaran dengan harga spesial

Facebook Comments
Bagikan!
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Hallo, Ada yang bisa saya bantu?