Banyak tenaga yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertanya: “Kapan Pegawai MBG jadi PPPK dan mulai menerima gaji ASN?” Pertanyaan ini semakin relevan setelah pemerintah mengumumkan rencana pengangkatan ribuan pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2026. .
Apa Artinya Pegawai MBG jadi PPPK?

Istilah Pegawai MBG jadi PPPK merujuk pada perubahan status tenaga kerja yang sebelumnya bekerja di lingkungan Program Makan Bergizi Gratis menjadi pegawai pemerintah dengan kontrak kerja formal, yakni PPPK. Status ini sama dengan ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan perjanjian kerja, artinya pegawai mendapatkan fasilitas ASN termasuk gaji, tunjangan dan hak-hak formal lainnya sesuai ketentuan pemerintah.
Keputusan ini dibuat sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat kelembagaan dan kualitas layanan pemenuhan gizi nasional.
Kapan Pegawai MBG Jadi PPPK?
Menurut pengumuman resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN), pengangkatan Pegawai SPPG Program MBG menjadi ASN dengan status PPPK akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026.
Rencana tersebut mencakup:
- Ribuan tenaga SPPG yang telah melalui proses rekrutmen PPPK
- Termasuk jabatan Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan
- Yang lulus seleksi akan diprioritaskan masuk dalam formasi PPPK
Total formasi yang direncanakan mencapai sekitar 32.000 pegawai yang akan menjalani status PPPK mulai pada tanggal tersebut.
Siapa Saja Pegawai MBG Jadi PPPK?
Perlu dicatat bahwa tidak semua pekerja MBG otomatis menjadi PPPK. BGN menegaskan bahwa PPPK hanya diberikan kepada pegawai inti SPPG yang memiliki peran teknis dan administratif strategis, seperti:
- Kepala SPPG
- Ahli gizi
- Akuntan
Sementara itu, tenaga harian atau relawan yang terlibat di MBG tidak termasuk dalam skema pengangkatan PPPK ini.
Kapan Gaji ASN PPPK Mulai Dibayarkan?
Pegawai yang telah resmi diangkat menjadi ASN PPPK akan mulai mendapatkan gaji sesuai aturan ASN setelah mulai bertugas dengan status PPPK. Karena status kerja PPPK dimulai pada 1 Februari 2026, maka gaji ASN pertama biasanya dibayarkan setelah status tersebut aktif dan semua proses administrasi internal selesai diinstansi terkait.
Gaji ASN PPPK mengikuti ketentuan gaji ASN yang berlaku secara nasional berdasarkan golongan dan masa kerja, sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang relevan.
Perbedaan Pegawai Inti dan Relawan
Relawan MBG atau tenaga pendukung operasional biasa belum termasuk dalam skema PPPK ini meskipun mereka ikut mendukung pelaksanaan program di lapangan.
Dengan kata lain, perubahan status kerja ini berlaku khusus untuk posisi strategis yang dipandang langsung berkaitan dengan fungsi teknis dan administratif program MBG.
Tips Bagi Tenaga MBG yang Ingin Meningkatkan Karier
Bagi tenaga MBG yang tidak termasuk pegawai inti SPPG, pengangkatan PPPK membuka peluang, tetapi bukan jaminan otomatis. Agar berpeluang lebih besar menjadi PPPK atau ASN di sektor kesehatan dan gizi, tenaga MBG dapat meningkatkan kapabilitas dengan:
- Menguasai pengukuran antropometri dan status gizi masyarakat
- Mengikuti pelatihan berbasis data dan teknologi kesehatan
- Menyusun portofolio profesional yang kuat
Kemampuan ini juga semakin dibutuhkan di era pelayanan berbasis data, termasuk di posyandu dan program-program pemerintahan lainnya.
Dukungan Alat Ukur Antropometri untuk Profesional MBG



Untuk tenaga kesehatan maupun SPPG yang ingin meningkatkan profesionalisme dalam evaluasi status gizi masyarakat, memiliki alat ukur yang akurat sangat membantu. Metrisis, brand dari PT Solo Abadi Indonesia, menawarkan alat ukur antropometri presisi seperti:
- Skinfold Caliper
- Stunting Kit
- Timbangan dan pengukur tinggi badan standar kesehatan
Alat-alat ini membantu pelaksanaan pengukuran gizi secara akurat dan sesuai standar, yang kerap menjadi bagian dari basis evaluasi kinerja tenaga gizi modern termasuk pegawai yang siap memasuki status PPPK.
Metrisis dari Solo Abadi Bantu Evaluasi MBG

Sebagai perusaaan manufaktur di kota Surakarta/Solo, Jawa Tengah, Solo Abadi merupakan produsen alat ukur antropometri terbesar di Indonesia yang mendukung pengiriman produk hingga ke skala global.
Metrisis memiliki berbagai alat ukur yang bisa digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersedia stadiometer (pengukur tinggi badan), timbangan badan digital, dan lingkar lengan atas dan kepala (LILA) yang memiliki keunggulan:
- Sesuai standar antropometri dari Kemenkes.
- Bersertifikat TKDN dan AKD.
- Terbuat dari kualitas dan material terbaik.
- Desain ergonomis dan portable.
- Garansi hingga 2 tahun.
- Telah digunakan 1000+ instansi kesehatan di Indonesia.
- Tersedia di E-Katalog.
Dapatkan paket alat ukur untuk program MBG ini dengan menghubungi Admin kami melalui WhatsApp. Tersedia juga di E-Catalog pemerintah. Atau Anda juga bisa mengisi tautan ASK FOR PRICE untuk menanyakan harga dan biaya ongkir. Selalu dapatkan informasi terbaru di www.soloabadi.com.

